blog-img

Peternakan Jepang Promokan Daging Wagyu Indukan Sapi yang Rendah Lemak serta Umami

person Posted:  borderforest8
calendar_month 09 Nov 2021
mode_comment 0 comments
Sariagri - Daging sapi type wagyu dikenali di pelosok dunia karena struktur yang halus, dan rasa umami yang hebat maka dari itu type daging ini jadi yang termahal dan eksklusif di dunia.

Diberitakan dari Kyodo News, Jepang menginisiasi export daging sapi tipe wagyu yang baru, daging sapi rendah lemak dan sehat dari induk sapi betina yang dikasih pakan spesial maka dari itu hasilkan penuh cita-rasa umami.

Organisasi Perdagangan External Jepang yang bekerja bersama dengan Pemerintahan Jepang serta Kedutaan Besar Jepang di Swiss melangsungkan acara di Bern untuk memberinya contoh steak wagyu baru itu terhadap penyuplai daging lokal serta restaurant di Swiss.

Daging macam wagyu anyar itu asal dari Perkebunan Jukuho di Prefektur Shimane, Jepang Barat.

Umumnya daging wagyu asal dari sapi muda berumur 27 sampai 30 bulan lantaran buat memperoleh kehalusan dagingnya. Tapi indukan sapi wagyu yang berumur 90 sampai 100 bulan yang sudah melahirkan berulang-kali rata-rata disembelih untuk daging olahan atau daging cincang yang harga murah.

Peternakan Jukuho, induk sapi wagyu yang awal mulanya berharga rendah, selanjutnya dikasih makan secara personal maka dari itu mereka sanggup hasilkan daging dengan takaran lemak rendah pada harga bisa dijangkau.

Menurut Presiden Perusahan Peternakan Jukuho, Shuhei Ishitobi berkata peternakan mereka mendapati induk sapi wagyu dari semuanya Jepang dan berikan induk sapi pakan bermutu tinggi yang diperkaya dengan ragi, vitamin dan lingkungan yang bebas depresi.

olahan daging sapi "Daging dari sapi-sapi menua waktu hewan masih hidup lantaran itu kwalitas daging berbeda serta daging jadi tua dengan bagian umami seperti asam amino," sebutnya.

"Induk sapi (buat wagyu) tetap belum jadi pujaan di Jepang, tetapi saya suka ada orang yang mengaku kalau kandungan lemaknya tidak tinggi dan nikmat," kata Ishitobi.

Menurut Ishitobi, banyak orang di Jepang lebih sukai daging wagyu muda yang empuk dengan rasa yang kurang kuat. Namun daging sapi dari indukan wagyu yang lebih tua terlihat lebih diterima di Eropa lantaran kesedapannya dengan rasa umami semakin kuat.

Eksekutif Sektor Luar Negeri di Ginkakuji Onishi, Hideki Onishi mengharapkan bisa memperlebar pasar daging sapi induk wagyu yang menurut dia punya wewangian ciri khas wagyu yang kuat serta rasa umami.

Ginkakuji Onishi beli lebih kurang 30 induk sapi wagyu dari Jukuho Farm tiap bulan dan mengekspor daging wagyu ke delapan negara, terhitung Singapura, Italia, Prancis, serta Belanda. Sehabis lebih kurang 6 bulan, kata Onishi, induk sapi yang lebih tua disembelih buat diambil daging wagyunya. Menurut Onishi, teknik produksi daging sapi wagyu ini mayoritas tak dikenali di Jepang.

"Saya berpikiran untuk mengekspor daging ke luar negeri dahulu, karena Jepang belum menyadari utamanya efektivitas dalam produksi daging," kata Onishi.

Dia mengharapkan rencana yang sukses di pasar Eropa ini di gilirannya akan memancing animo pembeli Jepang.

Setting Pannel

Style Setting
Theme

Menu Style

Active Menu Style

Color Customizer

Direction
Share
Facebook
Twitter
Instagram
Google Plus
LinkedIn
YouTube